Hubungan Keluarga yang Sehat menurut Kolose 3:18-21 dan Implementasinya bagi Keluarga Kristen Masa Kini
Abstract
Dimasa kini banyak keluarga yang mengalami kehancuran, mulai dari pentengkaran, KDRT, perselingkuhan, bahkan pembunuhan sering terjadi. Hal ini menunjukan bahwa keluarga tidak lagi berada pada Esensi yang ditetapkan Allah sebelumnya. Oleh karena itu, dalam penelitian ini, penulis akan membahas mengenai membangun hubungan Keluarga yang sehat berdasarkan Kolose 3:18-21. Pembahasan ini menggunakan Metode Kualitatif dengan pengumpulan data dalam bentuk Study Pustaka. Kolose 3:18-21 menunjukkan beberapa indikator bagaimana seharusnya membangun hubungan keluarga yang sehat. Pertama diperlukan rasa tunduk seorang istri kepada suaminya sebagai kepala keluarga, dilandaskan rasa tunduk kepada Tuhan. Kedua, suami harus mengasihi istrinya, seperti kasih Tuhan kepada umat-Nya. Dan ketiga, seorang anak harus taat dan menghormati orangtuanya. Sebagai suatu tanda telah menerima didikan yang tepat. Selain mengasihi Istri, kepala keluarga sebagai seorang bapak juga diperintahkan untuk jangan menimbulkan amarah dalam hati anak-anak. Dengan demikian kepala keluarga bertanggung jawab kepada semua anggota keluarga. Demi menciptakan hubungan yang sehat dalam keluarga.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Armand Barus. Surat Kolose. Jakarta: BPK. Gunung Mulia, 2018.
Baihaqi, Amir. “Pengajuan Perceraian Di PA Surabaya Membludak.” DetikNews. Surabaya, September 2020. https://news.detik.com/berita-jawa-timur/d-5163190/sempat-lockdown-pengajuan-perceraian-di-pa-surabaya-membludak.
Brotosudarmo, Dr. R.M Drie S. Pengantar Perjanjian Baru. Yogyakarta: Andi, 2017.
Dale Mathis, M. A & Susan Mathis. Menuju Pernikahan Yang Sehat & Solid. Yogyakarta: Andi, 2010.
Dr. Robert G. Bratcher and Dr. Eugene A. Nida. Surat-Surat Paulus Kepada Jemaat Di Kolose Dan Kepada Filemon. Jakarta Barat: Yayasan Karunia Bakti Budaya dan LAI, 2014.
Gea, Sumaeli. “Konsep Tunduk Dan Mengasihi Berdasarkan Kolose 3 : 18-19 Sebagai Landasan Bagi Keutuhan Rumah Tangga Kristen Di GPdI Filadelfia” 1, no. 1 (2019): 18–19.
Hendrik Rawambaku. Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta: BPK. Gunung Mulia, 2015.
Hermawan, Yusak B. My New Testament. Yogyakarta: Andi, 2010.
Kalis Stevanus. Menjadi Orangtua Bijak. Yogyakarta: Yayasan Pustaka Nusantara, 2016.
Kemendikbud. “KBBI Daring.” Kemendikbud2, 2020.
Mendrofa, Adinia, Sekolah Tinggi, Teologi Misi, William Carey, and Sumatera Utara. “Membangun Keluarga Kristen Yang Bahagia Menurut Efesus 5 : 22-33” 1, no. 1 (2020): 22–33.
Riady, Erliana. “Selama Pandemi COVID, Ada 3.229 Duda Baru Di Blitar.” DetikNews. Blitar, September 2020. https://news.detik.com/berita-jawa-timur/d-5162506/selama-pandemi-covid-19-ada-3229-duda-baru-di-blitar.
Siburian, Hendro Hariyanto. “Studi Eksposisi Tanggung Jawab Suami Istri Menurut Efesus 5:22-33 Dan Aplikasinya Bagi Keluarga Kristen Masa Kini” (2020): 22–33.
Stevanus, Kalis. Cekcok Tapi Sudah Cocok. Yogyakarta: Andi, 2014.
———. Menjadi Orangtua Bijak-Solusi Mendidik Dan Melindungi Anak Dari Pengaruh Pergaulan Bebas. Yogyakarta: Yayasan Pustaka Nusantara, 2016.
Walter M. Dunnett, Ph.D. Pengantar Perjanjian Baru. Malang: Gandum Mas, 2005.
Wamad, Sudirman. “Sadis Suami Gunduli-Siksa Istri Hingga Jari Putus Di Indramayu.” DetikNews. Jawa Barat, September 2020. https://news.detik.com/berita-jawa-barat/d-5178381/sadis-suami-gunduli-siksa-istri-hingga-jari-putus-di-indramayu.
Wicaksono, Arif. “Analisis Konsep Menghormati Orang Tua Berdasarkan Efesus 6:1-3.” The Message 1 No 1, no. Keluarga Kristen (2014): 44.
Widjana, Doreen. Kupasan Firman Allah Surat Kolose. Bandung: Lembaga Literatur Baptis, 2004.
Widjana, Dorren. Kupasan Firman Allah Surat Kolose. Edited by Lembaga Literatur Baptis. Kelima. Bandung, 2004.
Wijanarko, Ir Jarot. Pernikahan Bahagia. Jakarta: Suara Pemulihan, 2007.
DOI: https://doi.org/10.55851/aletheia.v1i2.19
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2022 Aletheia: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



